Selamat Datang - Wel Come

Selamat anda mengunjungi Situs dan menyimak artikel perunggasan dari sumber yang mumpuni.

Minggu, 25 Juli 2010

Khabar Aktual Dua Mingguan ke 14

Khabar Aktual Dua Mingguan ke 14
ayam09-ayam2009.blogspot.com. Khabar aktual Kawasan Jabodetabek
Periode: 11 Juli s/d 24 Juli  2010


Khabar komoditi  DOC Broiler:
1. Harga DOC Broiler kwalitas "super", naik terus pada kisaran Rp. 5.000,- s/d Rp 5.500,-/ekor.

2. Barang sangat-sangat langka alias susah didapat di pasaran. Baik DOC kualitas Super, BM atau Polos


Khabar komoditi daging Broiler hidup:
1. Harga ayam broiler di tingkat peternak non kemitraan naik, antara Rp. 23.500.- s/d Rp. 24.500,- dan permintaan cukup ramai.

2. Kalau di pasar tradisionil, tentu harga daging ayam lebih tinggi demikian pula permintaannya cenderung naik. Daging ayam Dress Rp. 31.000,- s/d Rp. 33.500,-/kg.


Analisa aktual dari lapangan:
1. Harga DOC Broiler akan naik dan semakin langka hal ini di sebabkan selain  seperti yang sudah diutarakan sebelumnya, yakni produksi dari GPS rendah dan ternyata pada tingkat PS selain produksinya turun, terlambat berproduksi juga jumlah HE yang berwarna putih naik hingga 4,5 - 5.0%. Dimana HE berkerabang putih tersebut lebih tipis kulitnya dari pada yang normal, sehingga daya tetasnya-pun rendah. Ya beginilah hasilnya jika para pembibit 100 % mengandalkan bibit ayam dari luar negeri, jaminan kwalitas dan kontinuitas produk yang dihasilkan tidak dijamin. Tidak mau berdikari sih!

2. Harga DOC Boiler "Super" lebih dari Rp. 5.500/ekor dan nampak tidak bisa direm...oleh himbauan oleh siapapun.

3. Peternak dengan sistem Kemitraan,  relatif stabil dapat pasokkan DOC Broiler dari Breeding. Dan otomatis Kemitraan Broiler cap BODONG lah yang diutamakan, karena masih bau pembibitan.
Kalau toh peternak kecil mau ikutan sistem Kemitraan, maka persyaratannyapun semakin ketat dan peralatan kandang haruslah standar breeding (seperti pemakaian pemanas gasolex, water drinker yang semi otomatis). Jadi mana mampu peternak kecil keluar biaya yang lebih besar lagi.

4. Peternak Broiler skala usaha Kecil, menjerit susah mendapatkan DOC, meskipun uang sekarung udah dibawa-bawa ke kantornya si pembibit.
Kalau toh dapat sudah dari tanggan ke dua atau ke tiga. Dengan kualitas DOC yang tidak dijamin.

5. Produksi DOC, di luar Jawa baik produksi maupun kwalitasnya menurun. Hal ini terkait penerarapan manajemen maupun tindakan efisiensi dari perusahaan yang tidak cocok bagi kultur Indonesia. Artinya jika manajemen barang hidup seperti perunggasan ini memakai cara manajemen Amrik yang selalu mengutamakan efisiensi terutama pada masalah hajat hidup karyawan, ya... akibatnya pada produksi dan kualitasnya.

6. Pengalaman di lapangan dari yang sudah-sudah di situasi perunggasan begini, banyak orang Kreatif bermunculan. Seperti sistim trading, nyimpen daging di cold storage buat dilepas menjelang hari Lebaran.
Dan sipembibit berkreatif dan berprinsip ada duit ada barang alias transaksi harus kontan didepan dan muka baru nggak dilayani meski bawa duit berkarung-karung.

7. Harusnya peternak kecil juga kreatif, contohnya alih profesi; dari sehari-harinya beternak jadilah pedagang ayam potong broiler dan beli ayamnya dari "kemitraan"  Apa yang bakal terjadi??  Banyak analisa yang bakal muncul dan tergantung "sudut" mana kita memandang



Khabar komoditi DOC petelor coklat dan DOC pejantan:
1. Harga DOC petelor coklat, pelan tapi pasti mengalami kenaikkan harga Rp. 4.000,-/ekor s/d
Rp. 4.200/ekor. Permintaan mulai ada peningkatan dan cenderung ramai.

2. harga DOC pejantan cenderung naik di Rp. 2.800,- s/d  Rp. 3.250,-/ekor, dan barangnya ikut-ikutan langka.


Khabar komoditi telor coklat:
1. Harga telor coklat ditingkat peternak, sedikit naik dari Rp. 14.500,-/kg. s/d Rp. 15.000,-/kg. Cenderung merangkak naik. Dan dipasar tradisional naik di angka Rp. 16.000 s/d Rp. 16.500,-/kg

2.Kondisi harga di atas, nampaknya akan bergerak naik. Apa lagi menjelang bulan Puasa dan masuk Hari  H Lebaran.

3. Kondisi harga telor sudah lebih tinggi dari BEP.

4. Harga daging dari ayam pejantan, juga mengalami kenaikkan tajam, meski harganya lebih rendah dari harga daging ayam broiler, serta barang langka.

Analisa aktual dari lapangan;
1. Kasus-kasus penyakit dilapangan masih seperti yang terdahulu. Kecenderungan labil, akibat perubahan cuaca yang nggak menentu (hujan dan panas terik yang bergantian).

2. Kenaikkan biaya operasional seperti: kelengkapan surat Kendaraan naik,  Tarif Dasar Listrik 12%-18%, dan terakhir tarif  TOL naik terutama di Tol Padalarang dan Bandara Cengkareng, meskipun naik Rp. 500,- sudah terlihat dampaknya.

3. Kenaikkan harga pakan sudah didepan mata: yaitu dengan adanya indikator  pembukaan kran import Jagung pipilan sebanyak 800.000 ton, dan hasil tangkapan ikan oleh Nelayan cenderung  rendah,  karena para Nelayan takut akan gelombang laut yang tinggi, sehingga pasokkan tepung ikan lokal pun mengalami penurunan.

4. Adanya pameran Perunggasan di Jakarta baru-baru ini, nampaknya pakar tidak bisa ambil peranan secara makro dan segera.

Jumat, 16 Juli 2010

Khabar Aktual Dua Mingguan ke 13

Khabar Aktual Dua Mingguan ke 13
ayam09-ayam2009.blogspot.com. Khabar aktual Kawasan Jabodetabek
Periode: 27 Juni s/d 10 Juli  2010

Khabar komoditi  DOC Broiler:
1. Harga DOC Broiler kwalitas "super", naik terus pada kisaran Rp. 4.500,- s/d Rp 5.000,-/ekor.

2. Barang sangat-sangat langka alias susah didapat di pasaran. Baik DOC kualitas Super, BM atau Polos


Khabar komoditi daging Broiler hidup:
1. Harga ayam broiler di tingkat peternak non kemitraan naik, antara Rp. 22.500.- s/d Rp. 24.500,- dan permintaan cukup ramai.

2. Kalau di pasar tradisionil, tentu harga daging ayam lebih tinggi demikian pula permintaannya cenderung naik. Daging ayam Dress Rp. 30.000,- s/d Rp. 32.500,-/kg.



Analisa aktual dari lapangan:
1. Harga DOC Broiler akan naik dan semakin langka hal ini di sebabkan selain  seperti yang sudah diutarakan sebelumnya. Juga permintaan peternak yang sangat tajam untuk persiapan panen di bulan Puasa dan Lebaran.

2. Harga DOC Boiler "Super" lebih dari Rp. 5.000/ekor dan nampak tidak bisa direm...oleh himbauan oleh siapapun.

3. Peternak dengan sistem Kemitraan,  relatif stabil dapat pasokkan DOC Broiler dari Breeding. Dan otomatis Kemitraan Broiler cap BODONG lah yang diutamakan, karena masih bau pembibitan.

4. Peternak Broiler skala usaha Kecil, menjerit susah mendapatkan DOC, meskipun uang sekarung udah dibawa-bawa ke kantornya si pembibit.
Kalau toh dapat sudah dari tanggan ke dua atau ke tiga. Dengan kualitas DOC yang tidak dijamin.

5. Produksi DOC, di luar Jawa baik produksi maupun kwalitasnya menurun. Hal ini terkait penerarapan manajemen maupun tindakan efisiensi dari perusahaan yang tidak cocok bagi kultur Indonesia. Artinya jika manajemen barang hidup seperti perunggasan ini memakai cara manajemen Amrik yang selalu mengutamakan efisiensi terutama pada masalah hajat hidup karyawan, ya... akibatnya pada produksi dan kualitasnya.


6. Pengalaman di lapangan dari yang sudah-sudah di situasi perunggasan begini, banyak orang Kreatif bermunculan. Seperti sistim trading, nyimpen daging di cold storage buat dilepas menjelang hari Lebaran.
Dan sipembibit berkreatif dan berprinsip ada duit ada barang alias transaksi harus kontan didepan dan muka baru nggak dilayani meski bawa duit berkarung-karung.



7. Harusnya peternak kecil juga kreatif, contohnya alih profesi; dari sehari-harinya beternak jadilah pedagang ayam potong broiler dan beli ayamnya dari "kemitraan"  Apa yang bakal terjadi??  Banyak analisa yang bakal muncul dan tergantung "sudut" mana kita memandang.




Khabar komoditi DOC petelor coklat dan DOC pejantan:
1. Harga DOC petelor coklat, pelan tapi pasti mengalami kenaikkan harga Rp. 3.850,-/ekor s/d
Rp. 4.200/ekor. Permintaan mulai ada peningkatan dan cenderung ramai.
Sudah mulai terjadi hukum alam, bahwa indukkan PS yang tidak terlalu tua diafkir lebih cepat. Sehingga produksi DOC Layer mulai berkurang dipasaran.

2. harga DOC pejantan cenderung naik di Rp. 2.750,- s/d  Rp. 3.250,-/ekor, dan barangnya ikut-ikutan langka.


Khabar komoditi telor coklat:
1. Harga telor coklat ditingkat peternak, sedikit naik dari Rp. 13.500,-/kg. s/d Rp. 14.000,-/kg. Cenderung merangkak naik. Dan dipasar tradisional naik di angka Rp. 15.000 s/d Rp. 15.500,-/kg

2.Kondisi harga di atas, nampaknya akan bergerak naik. Apa lagi menjelang bulan Puasa dan masuk Hari  H Lebaran.

3. Kondisi harga telor sudah lebih tinggi dari BEP.


4. Harga daging dari ayam pejantan, juga mengalami kenaikkan tajam, meski harganya lebih rendah dari harga daging ayam broiler, serta barang langka.

Analisa aktual dari lapangan;
1. Kasus-kasus penyakit dilapangan masih seperti yang terdahulu. Kecenderungan labil, akibat perubahan cuaca yang nggak menentu (hujan dan panas terik yang bergantian).

2. Masalah sudah dihadapi semua peternak pada minggu ini yaitu naikknya urusan Kendaraan naik, dan aktualisasi kenaikkan  Tarif Dasar Listrik 12%-18%, terakhir tarif  TOL naik terutama di Tol Padalarang dan Bandara Cengkareng, meskipun naik Rp. 500,-(Tapi jika si pembibit saban hari keluar masuk tol tersebut dan jumlah armadanya banyak... ya... biaya si pembibit juga naik dan akhirnya dibebankan pada konsumen atau peternak kecil).

3. Pembukaan kran import Jagung pipilan sebanya 800.000 ton, mengindikasikan bahwa harga pakan unggas akan mengalami kenaikkan dikemudian hari.

4. Harga komoditi unggas, sudah terlihat naik, mendahului tarif harga listrik naik dan masuknya import jagung.

5. Adanya pameran Perunggasan di Jakarta baru-baru ini, nampaknya pakar tidak bisa ambil peranan secara makro.

Sabtu, 03 Juli 2010

Khabar Aktual Dua Mingguan ke 12

Khabar Aktual Dua Mingguan ke 12
ayam09-ayam2009.blogspot.com. Khabar aktual Kawasan Jabodetabek
Periode: 13 Juni s/d 26 Juni  2010

Khabar komoditi  DOC Broiler:
1. Harga DOC Broiler kwalitas "super", naik lagi pada kisaran Rp. 4.250,- s/d Rp 4.500.

2. Barang sangat langka alias susah didapat di pasaran. Baik DOC kualitas Super, BM atau Polos


Khabar komoditi daging Broiler hidup:
1. Harga ayam broiler di tingkat peternak non kemitraan stabil, antara Rp. 18.500.- s/d Rp. 19.500,- dan permintaan cukup ramai.

2. Kalau di pasar tradisionil, tentu harga daging ayam lebih tinggi demikian pula permintaannya cenderung naik. Daging ayam Dress Rp. 27.500,- s/d Rp. 29.500,-/kg.



Analisa aktual dari lapangan:
1. Harga DOC Broiler akan naik dan semakin langka hal ini di sebabkan selain  seperti yang sudah diutarakan sebelumnya. Juga persiapan memasuki tradisi Munggah.

2. Harga DOC Boiler "Super" lebih dari Rp. 4.500/ekor dan nampak tidak bisa direm...oleh himbauan instansi.
Namanya pasar.... barang dengan kondisi jumlah sedikit dan permintaan lebih dari pada suplay,
ya... harganya naik...

3. Peternak dengan sistem Kemitraan,  relatif stabil dapat pasokkan DOC Broiler dari Breeding. Dan otomatis Kemitraan Broiler cap BODONG lah yang diutamakan, karena masih bau pembibitan.

4. Peternak Broiler skala usaha Kecil, menjerit susah membeli DOC. Kalau toh dapat sudah dari tanggan ke dua atau ke tiga. Dengan kualitas DOC yang tidak dijamin.

5. Produksi DOC, di luar Jawa baik produksi maupun kwalitasnya menurun. Hal ini terkait penerarapan manajemen maupun tindakan efisiensi dari perusahaan yang tidak cocok bagi kultur Indonesia. Artinya jika manajemen barang hidup seperti perunggasan ini memakai cara manajemen Amrik yang selalu mengutamakan efisiensi terutama pada masalah hajat hidup karyawan, ya... akibatnya pada produksi dan kualitasnya.



Khabar komoditi DOC petelor coklat dan DOC pejantan:
1. Harga DOC petelor coklat, pelan tapi pasti mengalami kenaikkan harga Rp. 3.250,-/ekor s/d
Rp. 4.000/ekor. Permintaan mulai ada peningkatan dan cenderung ramai.
Sudah mulai terjadi hukum alam, bahwa indukkan PS yang tidak terlalu tua diafkir lebih cepat. Sehingga produksi DOC Layer mulai berkurang dipasaran.

2. Pelaksanaan pemusnahan calon embrio Layer umur 18 hari dari dalam mesin setter, sejumlah 25 % dari  kapasitas setter/minggu. tidak terdengar khabar lagi.

3. harga DOC pejantan cenderung naik di Rp. 2.750,- s/d  Rp. 3.250,-/ekor, dan barangnya ikut-ikutan langka.


Khabar komoditi telor coklat:
1. Harga telor coklat ditingkat peternak, sedikit naik dari Rp. 12.000,-/kg. s/d Rp. 12.500,-/kg. Cenderung merangkak naik. Dan dipasar tradisional stabil di angka Rp. 14.250 s/d Rp. 14.500,-/kg

2.Kondisi harga di atas, nampaknya akan bergerak naik. karena penggelontoran telor-telor dari komunitas pembibitan Layer. Sudah berkurang karena hal tersebut di atas. Dan akibat peternak Telor coklat komersiil yang bermodal kecil mulai menyusut akibat merugi terus di beberapa bulan sebelumnya. Serta permintaan pasar dimana murid-murid sekolahan libur panjang.

3. Kondisi harga telor sudah lebih tinggi dari BEP.


Analisa aktual dari lapangan;
1. Kasus-kasus penyakit dilapangan masih seperti yang terdahulu. Kecenderungan labil, akibat perubahan cuaca yang nggak menentu (hujan dan panas terik yang bergantian).

2. Masalah sudah akan dihadapi semua peternak pada minggu ini yaitu naikknya urusan Kendaraan naik, dan aktualisasi kenaikkan  Tarif Dasar Listrik.


3. Pembukaan kran import Jagung pipilan sebanya 800.000 ton, mengindikasikan bahwa harga pakan unggas akan mengalami kenaikkan dikemudian hari.

4. Harga komoditi unggas, sudah terlihat naik, mendahului tarif harga listrik naik dan masuknya import jagung.

Khabar Aktual Dua Mingguan ke 11

Khabar Aktual Dua Mingguan ke 11
ayam09-ayam2009.blogspot.com. Khabar aktual Kawasan Jabodetabek
Periode: 30 Mei s/d 12 Juni  2010

Khabar komoditi  DOC Broiler:
1. Harga DOC Broiler kwalitas "super", naik lagi pada kisaran Rp. 4.200,- s/d Rp 4.500. walau sempat turun beberapa hari.

2. Barang sangat langka alias susah didapat di pasaran. Baik DOC kualitas Super, BM atau Polos


Khabar komoditi daging Broiler hidup:
1. Harga ayam broiler di tingkat peternak non kemitraan stabil, antara Rp. 19.000.- s/d Rp. 19.500,- dan permintaan cukup ramai.

2. Kalau di pasar tradisionil, tentu harga daging ayam lebih tinggi demikian pula permintaannya cenderung naik. Daging ayam Dress Rp. 27.000,- s/d Rp. 29.000,-/kg.



Analisa aktual dari lapangan:
1. Harga DOC Broiler akan naik dan semakin langka hal ini di sebabkan selain  seperti yang sudah diutarakan sebelumnya. Juga persiapan memasuki tradisi Munggah.

2. Harga DOC Boiler "Super" lebih dari Rp. 4.500/ekor dan nampak tidak bisa direm...oleh himbauan instansi.
Namanya pasar.... barang dengan kondisi jumlah sedikit dan permintaan lebih dari pada suplay,
ya... harganya naik...

3. Peternak dengan sistem Kemitraan,  relatif stabil dapat pasokkan DOC Broiler dari Breeding. Dan otomatis Kemitraan Broiler cap BODONG lah yang diutamakan, karena masih bau pembibitan.

4. Peternak Broiler skala usaha Kecil, menjerit susah membeli DOC. Kalau toh dapat sudah dari tanggan ke dua atau ke tiga. Dengan kualitas DOC yang tidak dijamin.

5. Produksi DOC, di luar Jawa baik produksi maupun kwalitasnya menurun. Hal ini terkait penerarapan manajemen maupun tindakan efisiensi dari perusahaan yang tidak cocok bagi kultur Indonesia.



Khabar komoditi DOC petelor coklat dan DOC pejantan:
1. Harga DOC petelor coklat, pelan tapi pasti mengalami kenaikkan harga Rp. 2.750,-/ekor s/d
Rp. 3.250/ekor. Permintaan mulai ada peningkatan.
Sudah mulai terjadi hukum alam, bahwa indukkan PS yang tidak terlalu tua diafkir lebih cepat. Sehingga produksi DOC Layer mulai berkurang dipasaran.

2. Pelaksanaan pemusnahan calon embrio Layer umur 18 hari dari dalam mesin setter, sejumlah 25 % dari  kapasitas setter/minggu. tidak terdengar khabar lagi.

3. harga DOC pejantan stabil di Rp. 2.500,- s/d  Rp. 3.000,-/ekor


Khabar komoditi telor coklat:
1. Harga telor coklat ditingkat peternak, sedikit naik dari Rp. 10.800,-/kg. s/d Rp. 11.800,-/kg. Cenderung merangkak naik. Dan dipasar tradisional stabil di angka Rp. 13.500 s/d Rp. 14.000,-/kg

2.Kondisi harga di atas, nampaknya akan bergerak naik. karena penggelontoran telor-telor dari komunitas pembibitan Layer. Sudah berkurang karena hal tersebut di atas. Dan akibat peternak Telor coklat komersiil yang bermodal kecil mulai menyusut akibat merugi terus di beberapa bulan sebelumnya.

3. Kondisi harga telor merangkak sedikit lebih tinggi dari BEP.


Analisa aktual dari lapangan;
1. Kasus-kasus penyakit dilapangan masih seperti yang terdahulu.

2. Perekonomian dunia, masih stagnan seperti minggu-minggu sebelumnya.

3. Masalah sudah akan dihadapi semua peternak pada minggu depan, akibat selentingan bahwa Tarif Dasar Listrik akan naik.

4. Harga komoditi unggas, sudah terlihat ancang-ancang untuk naik mendahului tarif harga listrik naik.

Selasa, 29 Juni 2010

Khabar Aktual Dua Mingguan ke 10

Khabar Aktual Dua Mingguan ke 10
ayam09-ayam2009.blogspot.com. Khabar aktual Kawasan Jabodetabek
Periode: 16 Mei s/d 29 Mei  2010

Khabar komoditi  DOC Broiler:
1. Harga DOC Broiler kwalitas "super", tetap pada kisaran Rp. 4.000,- s/d Rp 4.500.

2. Barang sangat langka alias susah didapat di pasaran. Baik DOC kualitas Super, BM atau Polos


Khabar komoditi daging Broiler hidup:
1. Harga ayam broiler di tingkat peternak non kemitraan stabil, antara Rp. 18.000.- s/d Rp. 19.000,- dan permintaan cukup ramai.

2. Kalau di pasar tradisionil, tentu harga daging ayam lebih tinggi demikian pula permintaannya cenderung naik. Daging ayam Dress Rp. 26.000,- s/d Rp. 28.000,-/kg.



Analisa aktual dari lapangan:
1. Harga DOC akan naik dan semakin langka hal ini di sebabkan selain  seperti yang sudah diutarakan sebelumnya.

2. Harga DOC Boiler "Super" lebih dari Rp. 4.000/ekor dan nampak tidak bisa direm...oleh himbauan instansi.
Namanya pasar.... barang dengan kondisi jumlah sedikit dan permintaan lebih dari pada suplay,
ya... harganya naik...


3. Produksi DOC, di luar Jawa baik produksi maupun kwalitasnya menurun. Hal ini terkait penerarapan manajemen maupun tindakan efisiensi dari perusahaan.


Khabar komoditi DOC petelor coklat dan DOC pejantan:
1. Harga DOC petelor coklat, mengalami menurunan harga berangsur naik kembali  Rp. 2.000,-/ekor s/d
Rp. 2.500/ekor. Permintaan masih sepi.
Sudah mulai terjadi hukum alam, bahwa indukkan PS yang tidak terlalu tua diafkir lebih cepat. Sehingga produksi DOC Layer mulai berkurang dipasaran.

2. Pelaksanaan pemusnahan calon embrio Layer umur 18 hari dari dalam mesin setter, sejumlah 25 % dari  kapasitas setter/minggu. dan masih berlanjut.

3. harga DOC pejantan stabil di Rp. 2.500,- s/d  Rp. 3.000,-/ekor




Khabar komoditi telor coklat:
1. Harga telor coklat ditingkat peternak, tidak lebih dari Rp. 9.800,-/kg. s/d Rp. 10.800,-/kg. Cenderung merangkak naik. Dan dipasar tradisional stabil di angka Rp. 12.000 s/d Rp. 12.500,-/kg

2.Kondisi harga di atas, nampaknya akan bergerak naik. karena penggelontoran telor-telor dari komunitas pembibitan Layer. Sudah berkurang karena hal tersebut di atas. Dan akibat peternak Telor coklat komersiil yang bermodal kecil mulai menyusut akibat merugi terus di beberapa bulan sebelumnya.

3. Kondisi harga telor merangkak mendekati BEP.



Analisa aktual dari lapangan;
1. Kasus-kasus penyakit dilapangan masih seperti yang terdahulu.

2. Perekonomian dunia, masih stagnan seperti minggu-minggu sebelumnya.

3. Masalah sudah akan dihadapi semua peternak pada minggu depan, akibat selentingan bahwa Tarif Dasar Listrik akan naik.
Kita tunggu saja...

Senin, 24 Mei 2010

Istilah Dalam Penetasan

Istilah-istilah  di dunia penetasan Ayam:
Hen day production:  produksi telor oleh Indukkan per hari
Cull Egg: telor-telor yang di afkir atau tidak layak masuk Hatchery. Seperti Double Yolk, Small egg, Crack egg,  Damage egg. Abnormal egg. Sand egg. Dirty egg. Floor egg.
Double yolk: Sebutir telor dengan kuning telor dua. (Oleh orang yang piawai, dapat dilihat bayangannya dengan diteropong memakai senter).
Small egg: Sebutir telor dengan ukuran dan berat yang kecil.
Crack egg: sebutir telor dimana kerabangnya mengalami keretakan, dari retak rambut hingga retak nyata.
Damage egg: sebutir telor dimana kerabangnya mengalami kerusakan parah sehingga cairan telornya keluar.
Abnormal egg: Sebutir telor bentuknya tidak normal. Berbentuk keriput, berbentuk bola, berbentuk lancip.
Sand egg: Sebutir telor dimana pada bagian tumpulnya permukaannya kasar seperti ampelas.

Young egg: Sebutir telor dengan kerabang masih lembek tak berkalsium.


Dirty egg: Sebutir telor dimana permukaannya kotor diselimuti kotoran ayam yang menempel atau kotoran dari litter basah atau terkena cairan kuning telor/putih telor.
Floor egg: Sebutir telor dimana cukup lama berada pada litter kandang, sehingga terlihat jelas sebagian kerabangnya bopeng seperti terkena bedak yang tidak rata.
Hatching Egg : Telor tetas, berukuran normal dan bersih dari berbagai macam kotoran.
Egg set: Telor-telor yang benar-benar sudah siap masuk dalam proses penetasan. Jadi angka Egg set ini didapata dari Hatching egg dikurangi telor-telor yang terseleksi akibat pecah saat penanganan di perjalanan atau saat sebelum masuk Cool room.
Infertil egg: Telor yang benar-benar tidak dibuahi oleh sang pejantan. Hal ini hanya bisa dilihat bila mana sang pengamat sudah piawai melalui peneropongan atau terpaksa di pecahkan telornya kemudian dilihat perkembangan Blastodermnya.
Candling egg: Telor hasil penyortiran saat transfer Egg set ke ruangan Hatcher. Umumnya pelaksanaan transfer dilakukan saat umur proses pengeraman Egg set di setter sudah 18 s/d 18.5 hari.
Pull Chickens/Pull out of chick: Adalah kegiatan untuk mengeluarkan atau memanen DOC dari dalam Hatcher, baik secara sederhana atau semi modern dimana DOC dikeluarkan lalu dilewatkan melalui ban berjalan ke ruangan lain. Pada saat DOC melewati ban berjalan dilakukanlah seleksi DOC yang cacat dan under grade terlebih dahulu. Sisanya masuk kedalam Box DOC kemudian di letakkan di ruangan Seleksi untuk proses selanjutnya.
Seleksi DOC: Seleksi DOC dilakukan di ruang seleksi, pada umumnya Ada tiga grade atau kwalitas yang diterapkan oleh manajemen yakni Grade A atau disebut juga kwalitas Super, kemudian Grade B atau disebut juga Grade BM dan terakhir Grade C atau disebut juga Polosan.
Dimana DOC Grade A, mempunyai berat badannya di atas 38 atau lebih dari 40 gram per ekor.
                                     Berat badan DOC broiler diatas 40 gram, adalah yang disukai oleh peternak. Hal ini selaras dengan pengalaman kereka di kandang terhadap hasil penelitian. Artinya semakin DOC memiliki berat yang  diatas 38 gram maka pertumbuhan nya akan cepat dan menghasilkan performan yang bagus pada saat panen. DOC grade A akan lebih bagus lagi bila indukkannya setelah puncak produksi 34 s/d 54 minggu.

DOC Grade B atau BM, mempunyai berat badan hampir sama dengan grade A, tapi masalah kwalitasnya lebih rendah dari grade A. Umumnya DOC grade  B tidak rata beratnya, ada sedikit terkena pecahan telor menempel di badannya atau lapisan kulit luar/outer membran telor, sekitar perutnya agak botak atau ada warna lebih kuning disekitar pusarnya dan terkadang tali pusar mirip benang masih menempel pada pangkal pusar.

DOC Grade C atau Polosan,  berat badannya ringan atau kecil-kecil penampilannya, terkadang terlihat pusar hitam masih menempel pada pangkal pusar. Dan sering dijumpai lapisan Kulit luar/outer membran menempel pada badannya bahkan pecahan yolk menempel di bagian badannya. Jika ada DOC dengan berat badan yang gemuk tapi umumnya perutnya yang besar, lembek dan pusernya tidak menutup alias masih basah.

Saleable Chick: Pada saat seleksi DOC, karyawan akan senantiasa menghitung 102 ekor per boxnya, baik itu Grade A, B/BM atau Grade C/polosan. Jumlah total DOC yang didapat pada satu flok yaitu total Grade A, B/BM dan C/Polosan disebutlah Total Saleable Chick jika dibagi dengan total Egg Set dari flok bersangkutan maka didapat persentase angka yang disebut PERSEN SALEABLE CHICK.

Available Chick: Sedangkan pengertian Available Chick adalah Jumlah total Grade A, B/BM dan C/Polosan tanpa tambahan 2 ekor. Artinya dalam perhitungan per boxnya hanya "terisi" 100 ekor saja. Angka 100 ekor inilah yang nantinya sebagai dasar perhitungan dan pembayaran uang DOC antara Breeder dengan Peternak.
Jadi dengan kata lain dan dimana semua sudah mengerti bahwa 2 ekor DOC adalah sebagai ekstra pengganti resiko kematian di perjalanan.   
Jika total DOC Available dari Grade A, B/BM dan C/polosan dibagi total Egg Set dari flock bersangkutan maka didapat persentase angka yang disebut PERSEN AVAILABLE CHICK.

Persen Hatch: Hasil perhitungan dari pembagian DOC yang netas yaitu penjumlahan dari DOC kwalitas Super+BM+Polos+DOC afkir dibagi Jumlah telor tetas semula/total egg set.

Persen Hatchability: Hasil perhitungan dari pembagian jumlah DOC Kwalitas super+BM+Polos +DOC afkir dibagi jumlah telor tetas yang fertil/telor yang masuk kedalam Hatcher.

Persentase Death In Shell: Hasil perhitungan jumlah dari Telor-telor yang tidak menetas + telor terlambat menetas dibagi Telor tetas semula/total egg set.

Total Egg Set:  Adalah jumlah telor Tetas yang masuk kedalam mesin Setter untuk menjalani proses penetasan. Jumlahnya tergantung type mesin Setter dan pengalaman di lapangan yang menyangkut masalah suhu lingkungan setempat.

Vaccinasi Marek:  Adalah pelaksanaan vaccinasi yang diperuntukkan khusus pada DOC Layer,  yang sehat saja. Saat DOC masih di Hatchery.
Pada umumnya management Hatchery menambahkan zat Anti biotik kedalam larutan vaccine seperti gentamycin sebagai penangkal tambahan/dini terhadap kuman gram negatif atau positif.

Debeaking: Adalah pelaksanaan potong paruh yang diperuntukkan pada DOC Layer, yang sehat saja.

Anti stress: Zat atau bahan padat anorganik/organik diberikan ke pada DOC, ditaruh pada kotak-kotak box DOC. Hal ini dimaksudkan agar DOC-DOC dapat sesegera mungkin memakan anti stress tersebut sehingga daya tahan tubuhnya kuat selama perjalananke peternak.

Bersambung........

Jumat, 21 Mei 2010

Khabar Aktual Dua Mingguan ke 9


Khabar Aktual Dua Mingguan ke 9
ayam09-ayam2009.blogspot.com. Khabar aktual Kawasan Jabodetabek
Periode: 02 Meil s/d 15 Mei  2010
Khabar komoditi  DOC Broiler:
1. Harga DOC Broiler kwalitas "super", tetap pada kisaran Rp. 4.000,- s/d Rp 4.500.
Meskipun Instansi yang berwenang, selalu menganjurkan ke komunitas breeding, harga DOC Broiler "Super" harus dibawah Rp. 4.000,-/ekor.

2. Barang sangat langka alias susah didapat di pasaran. Baik DOC kualitas Super, BM atau Polos


Khabar komoditi daging Broiler hidup:
1. Harga ayam broiler di tingkat peternak non kemitraan naik tajam, antara Rp. 18.000.- s/d Rp. 19.000,- dan permintaan cukup ramai.

2. Kalau di pasar tradisionil, tentu harga daging ayam lebih tinggi demikian pula permintaannya cenderung naik. Daging ayam Dress Rp. 26.000,- s/d Rp. 28.000,-/kg.


Analisa aktual dari lapangan:
1. Harga DOC akan naik dan semakin langka hal ini di sebabkan selain  seperti yang sudah diutarakan sebelumnya.

2. Harga DOC Boiler "Super" lebih dari Rp. 4.000/ekor dan nampak tidak bisa direm...oleh himbauan instansi.
Namanya pasar.... barang dengan kondisi jumlah sedikit dan permintaan lebih dari pada suplay,
ya... harganya naik...
Sebenar-benarnya... ya.. sudah keharusan bagi instansi terkait untuk kontrol dan memonitor Chick In GPS atau PS dan berani terus terang memberikan akses data seluas-luasnya ke pemerhati...breeding.
Agar ada kontrol sosial, demi kelangsugan hajat orang banyak.
Banyak pemerhati yang cermat dan berpengalaman.
Jadi jika ada niat yang benar maka tentu ada keseimbangan di semua lini.... Ini semua, tentu bagi dunia perunggasan secara umum baik bermodal besar atau yang bermodal kecil di tanah air Indonesia.
Niscaya hal tersebut di atas akan berkelanjutan dan berkesinambungan.

Khabar komoditi DOC petelor coklat dan DOC pejantan:
1. Harga DOC petelor coklat, mengalami menurunan harga secara drastis: Rp. 1.000,-/ekor s/d
Rp. 1.500/ekor. Permintaan sepi dan semakin sepi.
Disinyalir terjadi over suplay DOC Layer hingga  20% s/d 27% perminggunya.
Kalau sudah begini... tak heran jika komunitas tersebut melakukan trik-trik seperti DOC layer dihargai rendah asal pakannya ambil dari pembibit yang bersangkutan. (Weleh... weleh...). Atau trik yang lain...

2. Pelaksanaan pemusnahan calon embrio Layer umur 18 hari dari dalam mesin setter, sejumlah 25 % dari  kapasitas setter/minggu. Oleh komunitas breeder Layer, perlu dipertanyakan akan kelangsungannya?
Apakah sudah tidak dilakukan atau memang populasi Parent Stock Layer justru bertambah-tambah. Nampaknya kedua-duanya yang terjadi saat ini

3. harga DOC pejantan stabil di Rp. 2.500,- s/d  Rp. 3.000,-/ekor



Khabar komoditi telor coklat:
1. Harga telor coklat ditingkat peternak, tidak lebih dari Rp. 9.000,-/kg. s/d Rp. 10.500,-/kg. Cenderung tidak stabil. Dan dipasar tradisional stabil di angka Rp. 12.000 s/d Rp. 12.500,-/kg

2.Kondisi harga di atas, nampaknya akan bisa turun terus. Selain DOC replacement (chik in) di bulan Desember - Januari mulai bertelor. Juga adanya penggelontoran telor-telor dari komunitas pembibitan Layer. Sudah tidak menjadi rahasia, jika harga DOC baik Layer maupun Broiler jatuh terperosok. Maka komunitas tersebut akan melakukan seleksi ketat terhadap Hatching Egg nya atau dia melakukan pengurangan jumlah Egg set ke dalam setternya. Jumlahnya atau tonasenya....lumayan buat menggoyang pasar dan bisa berbulan-bulan.

3. Kondisi harga telor di bawah BEP tersebut nampaknya akan berkelanjutan... hingga tiga bulan kedepan atau lebih. Tinggal lah nanti yang bermodal kuat yang mereguk uang yang hilang sedang yang bermodal kecil gigit jari dan merugi.



Analisa aktual dari lapangan;
1. Kasus-kasus penyakit dilapangan masih seperti yang terdahulu.

2. Nampaknya. masalah perekonomian di Yunani berimbas pada negara-negara Eropa, dimana nilai tukar Euro melemah dibanding $ US. Apa lagi nilai tukar rupiah, tak karuan naik- turun, terakhir tercatat Rp. 9.200,-/US $.
Maka dengan dalih itulah kemungkinan harga pakan ternak akan naik. Biasa.. alasannya adalah: bahan baku pakan ternak sebagian besar masih diimport, pakai nilai tukar $ US. Dan di beberapa daerah sudah tidak panen raya (jagung) alias sudah masuk musim kemarau. (weleh... weleh...).

3. Kepada siapa kita harus mengadu... dan berkeluh kesah... serta cari jalan keluar terbaik dan benar..