Selamat Datang - Wel Come

Selamat anda mengunjungi Situs dan menyimak artikel perunggasan dari sumber yang mumpuni.

Kamis, 31 Maret 2011

Kemana Ayam Indukkan Afkir Layer, Mau di Jual?


Kondisi di lapangan saat sekarang ini.
Umum:/ayam09-ayam2009.blogspot.com

Terutama di Pulau Jawa, harga daging hidup ayam indukkan Layer,  memang jatuh... tertekan oleh:
# Kasus Flu burung di Cianjur, Sukabumi dan sekitar terutama di kota sentra kandang ayam..Pembibit.
# Pemberitaan media cetak dan elektronik yang sedikit gencar.

Akibatnya banyak masyarakat terutama ibu-ibu rumah tangga sedikit mengerem dan menjauh dari mengkonsumsi daging ayam:
1. Broiler,
2. Indukkan afkir Parent Stock, Indukkan Grand Parent Stock, baik jenis Layer maupun Broiler.
3. Indukkan afkir Layer Komersiil,
4. Ayam Pejantan
5. Ayam Kampung
dan Unggas yang lain seperti yang lagi ngetrend Duck Pekking serta duck yang lainnya...

Di awal Tahun, si peternak sudah diterjang sunami harga pakan, dan DOC yang semakin naik, dus biaya produksi ikut naik pula. Ibarat kata sudah jatuh tertimpa tangga.
Sudah jamak.. di era Liberalisasi Perunggasan saat ini, semua pihak dan instansi terkait nggak ada yang cari solusinya,  Alasannya Dunia Persilatan Unggas kita sudah seperti Benang Kusut.
Ngga usah di Spin off,  maksudnya di cari ujung dan dilurusin supaya mulus dan fleksible.
Yang penting ada :
#  Sistem efisiensi, rugi... karyawan di PHK. Untung dikontrak dengan upah UMR.
# Sistem silat Lidah Bengkok, Harga DOC bagus ngojok-ngojokin supaya peternak beli.. pas begini susah dia ngumpet tak memperlihatkan batang Tenggorokkannya.

Yang senang... ada...
# Pembibit-pembit bermodal yang siap nyaplok/ngemplok usahanya Peternak Kecil.
# Importir bahan baku Pakan, meskipun harga Komoditi Pakan Dunia/Global menipis akibat gagal panen dan perobahan iklim.
Dia tetap import, toh... kalau di jual di Negara Agraris Ini  tetap ada untung.. Mana mau Importir merugi.
# Ada lagi yang, paling senang, rutin.. terima Implik-Implik... Tak kenal Musim, tak kenal itu Flu Burung/Babi.

Tinggal kita Peternak kecil, yang harus ATM --> amati tiru dan modifikasi dari ilmu dagangnya Pembibit. Sudah saatnya petrenak kecil, INTEGRATED dari beternak, prosesing dan jual sendiri produknya, kalau bisa dan ada waktu Harus bikin Pakan sendiri.

Contohnya, kalau harga indukkan afkir Layer Komersiil, susah jual dan seharusnya Program Chick In.
Tindakkan kita:
- Jual di pasar dalam bentuk olahan seperti abon, ayam goreng atau daging tanpa tulang untuk baso.
   Secara nyicil.
   Soal resep atawa selera... banyak yang tau  tinggal tanya sonder bayar konsultan ...
- Indukkan afkir Layer di Moulting, toh harga Telor Komersil saat ini dan beberapa bulan  kedepan hingga  habis lebaran, bakal naik terus.
- Sering tanya ke Pembibit.... Siapa tau di kasih tau resep yang lebih jitu.

Yang penting ada usaha dan tindakkan, daripada nunggu in si bandar penangkan ayam yang janji -janji melulu, mau nangkap tarsok... tarsok.




Sabtu, 01 Januari 2011

Khabar Aktual Dua Mingguan ke 25

Khabar Aktual Dua Mingguan ke 25 ayam09-ayam2009.blogspot.com. Khabar aktual Kawasan Jabodetabek
Periode: 13 Desember s/d 26 Desember  2010


Khabar komoditi  DOC Broiler:
1. Kondisi harga DOC Broiler kwalitas "super", agak turun sedikit pada kisaran Rp. 4.000,- s/d Rp 4.100,-/ekor.
Jika sampai peternak harga, DOC dalam kondisi harga mulai turun.

2. Barang mudah  didapat di pasaran. baik untuk DOC kualitas Super, kualitas BM atau Polos.
Hal ini ada kaitannya dengan beberapa pembibitan ayam, indukkan muda siap dijual.

3. Harga pakan masih tinggi harganya. Dan ada kemungkinan di minggu-minggu mendatang bakal naik lagi, karena di berbagai sentra produksi Jagung mengalami gagal panen akibat cuaca ekstreem serta kurs mata uang rupiah 9.025 terhadap dollar AS.

Khabar komoditi daging Broiler hidup:
1. Harga ayam broiler di tingkat peternak non kemitraan mengalami sedikit kenaikkan, pada tingkat peternak , antara Rp. 10.500.- s/d Rp. 11.500,- dan permintaan sangat sepi khusus di Jawa Tengah dan Jawa Timur yang memasuki bulan Jawa Suro. Tapi ada faktor lain yang mempengaruhinya

2. Kalau di pasar tradisionil, tentu harga daging ayam lebih tinggi demikian pula permintaannya cenderung sepi. Daging ayam Dress Rp. 18.000,- s/d Rp. 20.000,-/kg.

3. Ayam ukuran dibawah 1 kilo gram per ekornya  di harga cukup turun sekitar Rp.11.500,-


4. Banyak peternak Broiler masih mengalami kerugian, karena harga DOC "Super" saat itu Rp. 4.800,-/ekor.


Khabar komoditi DOC petelor coklat dan DOC pejantan:
1. Harga DOC petelor coklat, pelan tapi pasti mengalami penurunan, di  Rp. 3.200,-/ekor s/d
Rp. 3.500/ekor. Permintaan agak ramai.

2. Harga DOC pejantan mulai turun di Rp. 1.800,- s/d  Rp. 2.000,-/ekor. Permintaan sepi peternak kecil menunggu situasi daging Broiler naik kembali.

3. Sayangnya harga pakan pejantan masih tinggi saja.

Khabar komoditi telor coklat:
1. Harga telor coklat ditingkat peternak, tetap  Rp. 12.500,-/kg. s/d Rp. 13.000,-/kg.  Dan di agen tradisional berkisar di angka Rp. 14.500 s/d Rp. 15.500,-/kg

2.Kondisi harga di atas, berdampak pada peternak Petelor coklat sedikit "untung".

3. Harga daging dari ayam pejantan, sepi.  Di kandang diharga Rp. 9.000,- - Rp. 11.000,-/8 onz. Banyak peternak merugi.  Hal ini imbas dari harga daging broiler yang  merosot.

Analisa aktual dari lapangan;
1. Harga pakan, belum ada tanda-tanda turun, malahan kemungkinan naik karena faktor kurs rupiah 9.025 terhadap dollar AS.

2. Cuaca di Indonesia hampir tidak menentu, beberapa hari terakhir siang panas terik dan sore tidak turun hujan serta banjir mulai terjadi di mana-mana. Sangat mempengaruhi kesehatan anak ayam maupun ayam umur panen di kandang dan yang berumur tua. Kasus CRD dan e.coli mewabah.

3. Pasca Bencana mbledosnya Gn, Merapi di DIY dan Jateng, mempengaruhi chick in bagi peternak Broiler di sana. Demikian pula kondisi perunggasan di sekitar Probolinggo dan Kab. Malang yang masih terkena abu volkanik Gn Bromo. Serta akibat kualitas air yang tidak bagus, karena mata airnya terrendam banjir lahar dingin Gn. Merapi..
Dampaknya adalah di Jawa Barat dan sekitar, DOC nya banyak masuk ke mitraan bodong, kelak di bulan mendatang di prediksi harga daging Broiler akan terpuruk lagi,

4. Pasar perunggasan memasuki bulan Jawa Suro, dimana banyak masyarakat Jawa yang tidak mengadakan hajatan dus permintaan DOC untuk dipelihara maupun kebutuhan daging ayam berkurang.
 
5.Perlu dicermati masalah ekonomi  global khususnya di daratan Eropa, beberapa negara: Yunani perekonomiannya masih kurang stabil, sekarang ditambah negara Irlandia sedang goncang, masalah keuangan negara. Sedang negara Paman Sam keuangan negara juga mengalami masalah, diterbitkannya dollar baru untuk beli Obligasi yang berdampak nilai kurs terhadap Yuan dan Yen sedikit merosot dan pengangguran masih tinggi pula.

5. Masalah tersebut berpengaruh pula pada perekonian kita, kurs rupiah tidak menguat nyata, walaupun dana asing masuk, tapi kurang menyentuh sektor riil cuma lewat perdagangan saham. Sedikit banyak berpengaruh pada perunggasan kita terutama harga pakan sulit turun. Maklum beberapa bahan baku pakan masih import.
 
6. Rencana Pemerintah import beras dalam jumlah besar, dalam waktu dekat. Kelak akan menjadi alasan bagi pabrik pakan akan menaikkan harga, karena dedak dan bekatul mengalami kelangkaan akibat petani mundur tanam atau produksinya sedikit  menurun.

Sabtu, 11 Desember 2010

Khabar Aktual Dua Mingguan ke 24

Khabar Aktual Dua Mingguan ke 24
ayam09-ayam2009.blogspot.com. Khabar aktual Kawasan Jabodetabek
Periode: 28 November s/d 11 Desember  2010


Khabar komoditi  DOC Broiler:
1. Kondisi harga DOC Broiler kwalitas "super", agak naik sedikit pada kisaran Rp. 4.500,- s/d Rp 5000,-/ekor.
Jika sampai peternak harga, dalam kondisi setengah wajar.

2. Barang agak sulit didapat di pasaran. untuk DOC kualitas Super, tapi mudah didapat DOC kualitas BM atau Polos.
Hal ini ada kaitannya dengan beberapa pembibitan ayam, indukkan tua di Jabodetabek mulai  diafkir dan yang muda siap menggantikannya.

3. Harga pakan masih tinggi harganya. Dan ada kemungkinan di minggu-minggu mendatang bakal naik lagi, karena di berbagai sentra produksi Jagung mengalami gagal panen akibat cuaca ekstreem serta kurs mata uang rupiah 9.025 terhadap dollar AS.

Khabar komoditi daging Broiler hidup:
1. Harga ayam broiler di tingkat peternak non kemitraan mengalami sedikit kenaikkan, pada tingkat peternak , antara Rp. 11.500.- s/d Rp. 12.500,- dan permintaan sepi khusus di Jawa Tengah dan Jawa Timur yang memasuki bulan Jawa Suro. Tapi ada faktor lain yang mempengaruhinya

2. Kalau di pasar tradisionil, tentu harga daging ayam lebih tinggi demikian pula permintaannya cenderung sepi. Daging ayam Dress Rp. 18.000,- s/d Rp. 20.000,-/kg.

3. Ayam ukuran dibawah 1 kilo gram per ekornya  di harga cukup turun sekitar Rp.12.500,-


4. Banyak peternak Broiler masih mengalami kerugian, karena harga DOC "Super" saat itu Rp. 5.500,-/ekor.


Khabar komoditi DOC petelor coklat dan DOC pejantan:
1. Harga DOC petelor coklat, pelan tapi pasti mengalami penurunan, di  Rp. 3.400,-/ekor s/d
Rp. 4.000/ekor. Permintaan agak ramai.

2. Harga DOC pejantan mulai turun di Rp. 2.000,- s/d  Rp. 2.200,-/ekor. Permintaan sepi peternak kecil menunggu situasi daging Broiler naik kembali.

3. Sayangnya harga pakan pejantan masih tinggi saja.

Khabar komoditi telor coklat:
1. Harga telor coklat ditingkat peternak, tetap  Rp. 12.500,-/kg. s/d Rp. 13.000,-/kg.  Dan di agen tradisional berkisar di angka Rp. 14.500 s/d Rp. 15.500,-/kg

2.Kondisi harga di atas, berdampak pada peternak Petelor coklat sedikit "untung".

3. Harga daging dari ayam pejantan, sepi.  Di kandang diharga Rp. 10.000,- - Rp. 12.000,-/8 onz. Banyak peternak merugi.  Hal ini imbas dari harga daging broiler yang  merosot.

Analisa aktual dari lapangan;
1. Harga pakan, belum ada tanda-tanda turun, malahan kemungkinan naik karena faktor kurs rupiah 9.025 terhadap dollar AS.

2. Cuaca di Indonesia hampir tidak menentu, beberapa hari terakhir siang panas terik dan sore tidak turun hujan serta banjir mulai terjadi di mana-mana. Sangat mempengaruhi kesehatan anak ayam maupun ayam umur panen di kandang dan yang berumur tua..

3. Pasca Bencana mbledosnya Gn, Merapi di DIY dan Jateng, mempengaruhi chick in bagi peternak Broiler di sana. Demikian pula kondisi perunggasan di sekitar Probolinggo dan Kab. Malang yang masih terkena abu volkanik Gn Bromo. Serta akibat kualitas air yang tidak bagus, karena mata airnya terrendam banjir lahar dingin Gn. Merapi..
Dampaknya adalah di Jawa Barat dan sekitar, DOC nya banyak masuk ke mitraan bodong, kelak di bulan mendatang di prediksi harga daging Broiler akan terpuruk lagi,

4. Pasar perunggasan memasuki bulan Jawa Suro, dimana banyak masyarakat Jawa yang tidak mengadakan hajatan dus permintaan DOC untuk dipelihara maupun kebutuhan daging ayam berkurang.
 
5.Perlu dicermati masalah ekonomi  global khususnya di daratan Eropa, beberapa negara: Yunani perekonomiannya masih kurang stabil, sekarang ditambah negara Irlandia sedang goncang, masalah keuangan negara. Sedang negara Paman Sam keuangan negara juga mengalami masalah, diterbitkannya dollar baru untuk beli Obligasi yang berdampak nilai kurs terhadap Yuan dan Yen sedikit merosot dan pengangguran masih tinggi pula.

5. Masalah tersebut berpengaruh pula pada perekonian kita, kurs rupiah tidak menguat nyata, walaupun dana asing masuk, tapi kurang menyentuh sektor riil cuma lewat perdagangan saham. Sedikit banyak berpengaruh pada perunggasan kita terutama harga pakan sulit turun. Maklum beberapa bahan baku pakan masih import.

Selasa, 30 November 2010

Khabar Aktual Dua Mingguan ke 23

Khabar Aktual Dua Mingguan ke 23
ayam09-ayam2009.blogspot.com. Khabar aktual Kawasan Jabodetabek
Periode: 14 November s/d 27 November  2010


Khabar komoditi  DOC Broiler:
1. Kondisi harga DOC Broiler kwalitas "super", agak turun sedikit pada kisaran Rp. 4.000,- s/d Rp 4.500,-/ekor.
Jika sampai peternak harga, dalam kondisi wajar.

2. Barang  sedikit mudah didapat di pasaran. Baik DOC kualitas Super, BM atau Polos.
Hal ini ada kaitannya dengan beberapa pembibitan ayam, indukkan umur muda di Jabodetabek mulai berproduksi sehingga menambah suplai di pasaran.

3. Harga pakan masih tinggi harganya. Dan ada kemungkinan di minggu-minggu mendatang bakal naik lagi, karena di berbagai sentra produksi Jagung mengalami gagal panen akibat cuaca ekstreem.

Khabar komoditi daging Broiler hidup:
1. Harga ayam broiler di tingkat peternak non kemitraan mengalami penurunan yang tajam, pada tingkat peternak , antara Rp. 13.500.- s/d Rp. 14.500,- dan permintaan sepi.

2. Kalau di pasar tradisionil, tentu harga daging ayam lebih tinggi demikian pula permintaannya cenderung sepi. Daging ayam Dress Rp. 18.000,- s/d Rp. 21.000,-/kg.

3. Ayam ukuran dibawah 1 kilo gram per ekornya  di harga cukup turun sekitar Rp.13.500,-


4. Banyak peternak Broiler mengalami kerugian, karena harga DOC "Super" saat itu Rp. 5.500,-/ekor.


Khabar komoditi DOC petelor coklat dan DOC pejantan:
1. Harga DOC petelor coklat, pelan tapi pasti mengalami penurunan, di  Rp. 3.400,-/ekor s/d
Rp. 4.000/ekor. Permintaan agak ramai.

2. Harga DOC pejantan mulai turun di Rp. 2.000,- s/d  Rp. 2.300,-/ekor. Permintaan sepi peternak kecil menunggu situasi daging Broiler naik kembali.

3. Sayangnya harga pakan pejantan masih tinggi saja.

Khabar komoditi telor coklat:
1. Harga telor coklat ditingkat peternak, tetap  Rp. 12.000,-/kg. s/d Rp. 12.500,-/kg.  Dan di agen tradisional berkisar di angka Rp. 13.500 s/d Rp. 14.500,-/kg

2.Kondisi harga di atas, berdampak pada peternak Petelor coklat "impas".

3. Harga daging dari ayam pejantan, sepi.  Di kandang diharga Rp. 12.000,- - Rp. 13.000,-/8 onz. Banyak peternak merugi dan hal ini imbas dari harga daging broiler yang jatuh.

Analisa aktual dari lapangan;
1. Harga pakan, belum ada tanda-tanda turun.

2. Cuaca di Indonesia hampir tidak menentu, beberapa hari terakhir siang panas terik dan sore tidak turun hujan. Mempengaruhi kesehatan ayam di kandang.

3. Pasca Bencana mbledosnya Gn, Merapi di DIY dan Jateng, mempengaruhi chick in bagi peternak Broiler di sana. Demikian pula kondisi perunggasan di sekitar Probolinggo dan Kab. Malang yang masih terkena abu volkanik Gn Bromo.
Dampaknya adalah di Jawa Barat dan sekitar, DOC nya banyak masuk ke mitraan bodong, kelak di bulan mendatang di prediksi harga daging Broiler akan terpuruk lagi,

4.Perlu dicermati masalah ekonomi  global khususnya di daratan Eropa, beberapa negara: Yunani perekonomiannya masih kurang stabil, sekarang ditambah negara Irlandia sedang goncang, masalah keuangan negara. Sedang negara Paman Sam keuangan negara juga mengalami masalah, diterbitkannya dollar baru untuk beli Obligasi yang berdampak nilai kurs terhadap Yuan dan Yen sedikit merosot dan pengangguran masih tinggi pula.

5. Masalah tersebut berpengaruh pula pada perekonian kita, kurs rupiah tidak menguat nyata, walaupun dana asing masuk, tapi kurang menyentuh sektor riil cuma lewat perdagangan saham. Sedikit banyak berpengaruh pada perunggasan kita terutama harga pakan sulit turun. Maklum beberapa bahan baku pakan masih import.

Sabtu, 20 November 2010

Khabar Aktual Dua Mingguan ke 22

Khabar Aktual Dua Mingguan ke 22
ayam09-ayam2009.blogspot.com. Khabar aktual Kawasan Jabodetabek
Periode: 31 Oktober s/d 130 November  2010





Khabar komoditi  DOC Broiler:
1. Kondisi harga DOC Broiler kwalitas "super", naik pada kisaran Rp. 4.500,- s/d Rp 5.000,-/ekor.
Jika sampai peternak harga, masih tak terkendali.

2. Barang  sangat langka alias susah didapat di pasaran. Baik DOC kualitas Super, BM atau Polos.
Hal ini ada kaitannya dengan beberapa pembibitan ayam, indukkannya gagal mengatasi masalah penyakit yang sedang ngetren saat ini termasuk Necrotic enteritidis gizzard dan AI.

3. Harga pakan sudah naik, per karungnya mengalami kenaikkan sekitar Rp. 25.000,- Dan ada kemungkinan di minggu-minggu mendatang bakal naik lagi.

Khabar komoditi daging Broiler hidup:
1. Harga ayam broiler di tingkat peternak non kemitraan sedikit turun pada tingkat yang wajar, antara Rp. 18.500.- s/d Rp. 20.500,- dan permintaan mulai agak normal.

2. Kalau di pasar tradisionil, tentu harga daging ayam lebih tinggi demikian pula permintaannya cenderung sepi. Daging ayam Dress Rp. 20.000,- s/d Rp. 21.000,-/kg.

3. Ayam ukuran dibawah 1 kilo gram per ekornya  di harga cukup turun sekitar Rp.19.000,-



Khabar komoditi DOC petelor coklat dan DOC pejantan:
1. Harga DOC petelor coklat, pelan tapi pasti mengalami penurunan, di  Rp. 2.800,-/ekor s/d
Rp. 3.000/ekor. Permintaan mulai sepi.

2. Harga DOC pejantan mulai turun di Rp. 2.300,- s/d  Rp. 2.500,-/ekor.

3. Sayangnya harga pakan pejantan hingga ke tangan peternak mulai tinggi, bayangkan per kilo gram belum turun.

Khabar komoditi telor coklat:
1. Harga telor coklat ditingkat peternak, tetap  Rp. 11.500,-/kg. s/d Rp. 12.500,-/kg.  Dan di agen tradisional berkisar di angka Rp. 13.500 s/d Rp. 14.500,-/kg

2.Kondisi harga di atas, berdampak pada peternak Petelor coklat "impas".

3. Harga daging dari ayam pejantan, sepi.  Di kandang diharga Rp. 18.000,- - Rp. 19.000,-/8 onz.

Analisa aktual dari lapangan;
1. Harga pakan, belum ada tanda-tanda turun.

2. Cuaca di Indonesia hampir tidak menentu, beberapa hari terakhir siang panas terik dan sore tidak turun hujan.

3. Bencana mbledosnya Gn, Merapi di DIY dan Jateng, mempengaruhi chick in bagi peternak Broiler di sana.
dan di Jawa Barat, berakibat DOC nya banyak masuk ke mitraan bodong dan harga diluar sedikit turun.

4.Perlu dicermati masalah ekonomi  global khususnya di daratan Eropa, beberapa negara: Yunani perekonomiannya masih kurang stabil, sekarang ditambah negara Irlandia sedang goncang, masalah keuangan negara. Sedang negara Paman Sam keuangan negara juga mengalami masalah, diterbitkannya dollar baru untuk beli Obligasi yang berdampak nilai kurs terhadap Yuan dan Yen sedikit merosot dan pengangguran masih tinggi pula.

5. Masalah tersebut berpengaruh pula pada perekonian kita, kurs rupiah tidak menguat nyata, walaupun dana asing masuk, tapi kurang menyentuh sektor riil cuma lewat perdagangan saham. Sedikit banyak berpengaruh pada perunggasan kita terutama harga pakan sulit turun. Maklum beberapa bahan baku pakan masih import.

Minggu, 07 November 2010

Khabar Aktual Dua Mingguan ke 21

Khabar Aktual Dua Mingguan ke 21
ayam09-ayam2009.blogspot.com. Khabar aktual Kawasan Jabodetabek
Periode: 17 Oktober s/d 30 Oktober  2010




Khabar komoditi  DOC Broiler:
1. Kondisi harga DOC Broiler kwalitas "super", masih pada kisaran Rp. 4.000,- s/d Rp 4.500,-/ekor.
Jika sampai peternak harga, masih tak terkendali.

2. Barang  sangat langka alias susah didapat di pasaran. Baik DOC kualitas Super, BM atau Polos.
Hal ini ada kaitannya dengan beberapa pembibitan ayam, indukkannya gagal mengatasi masalah penyakit yang sedang ngetren saat ini termasuk Necrotic enteritidis gizzard dan AI.

3. Harga pakan sudah naik, per karungnya mengalami kenaikkan sekitar Rp. 25.000,- Dan ada kemungkinan di minggu-minggu mendatang bakal naik lagi.

Khabar komoditi daging Broiler hidup:
1. Harga ayam broiler di tingkat peternak non kemitraan sedikit turun pada tingkat yang wajar, antara Rp. 18.500.- s/d Rp. 20.500,- dan permintaan agak sepi. Di Jawa Barat masuk pada bulan Apit dimana masyarakat banyak yang tidak mengadakan hajatan.

2. Kalau di pasar tradisionil, tentu harga daging ayam lebih tinggi demikian pula permintaannya cenderung sepi. Daging ayam Dress Rp. 20.000,- s/d Rp. 21.000,-/kg.

3. Ayam ukuran dibawah 1 kilo gram per ekornya  di harga cukup turun sekitar Rp.19.000,-



Khabar komoditi DOC petelor coklat dan DOC pejantan:
1. Harga DOC petelor coklat, pelan tapi pasti mengalami penurunan, di  Rp. 2.800,-/ekor s/d
Rp. 3.000/ekor. Permintaan mulai sepi.

2. Harga DOC pejantan mulai turun di Rp. 2.300,- s/d  Rp. 2.500,-/ekor.

3. Sayangnya harga pakan pejantan hingga ke tangan peternak mulai tinggi, bayangkan per kilo gram belum turun.

Khabar komoditi telor coklat:
1. Harga telor coklat ditingkat peternak, sedikit turun  Rp. 11.500,-/kg. s/d Rp. 12.500,-/kg.  Dan di agen tradisional berkisar di angka Rp. 13.500 s/d Rp. 14.500,-/kg

2.Kondisi harga di atas, berdampak pada peternak Petelor coklat "impas".

3. Harga daging dari ayam pejantan, sepi.  Di kandang diharga Rp. 18.000,- - Rp. 19.000,-/8 onz.

Analisa aktual dari lapangan;
1. Kenaikkan harga pakan, sudah terjadi dan belum ada tanda-tanda turun.

2. Cuaca di Indonesia hampir tidak menentu, siang panas terik beberapa jam kemudian turun hujan lebat.perairan  yang berdampak pada hasil tangkapan ikan para nelayan dan hasil pertanian.

3. Bencana mbledosnya Gn, Merapi di DIY dan Jateng, mempengaruhi chick in bagi peternak Broiler di sana.
dan di Jawa Barat, berakibat DOC nya banyak masuk ke mitraan bodong dan harga diluar sedikit turun.

4. Peluang petani dan  nelayan Indonesia di masa mendatang tetap ada walau akan terkendala waktu pada recovery lahan di beberapa daerah, akibat peristiwa alam di atas.

Khabar Aktual Dua Mingguan ke 20

Khabar Aktual Dua Mingguan ke 20
ayam09-ayam2009.blogspot.com. Khabar aktual Kawasan Jabodetabek
Periode: 03 Oktober s/d 16 Oktober  2010



Khabar komoditi  DOC Broiler:
1. Kondisi harga DOC Broiler kwalitas "super", masih pada kisaran Rp. 5.000,- s/d Rp 5.500,-/ekor.
Jika sampai peternak harga, umumnya tak terkendali.

2. Barang  sangat langka alias susah didapat di pasaran. Baik DOC kualitas Super, BM atau Polos.
Hal ini ada kaitannya dengan beberapa pembibitan ayam, indukkannya gagal mengatasi masalah penyakit yang sedang ngetren saat ini termasuk Necrotic enteritidis gizzard.

3. Harga pakan sudah naik, per karungnya mengalami kenaikkan sekitar Rp. 25.000,- Dan ada kemungkinan di minggu-minggu mendatang bakal naik lagi.

Khabar komoditi daging Broiler hidup:
1. Harga ayam broiler di tingkat peternak non kemitraan sedikit turun pada tingkat yang wajar, antara Rp. 18.500.- s/d Rp. 20.500,- dan permintaan agak sepi. Di Jawa Barat masuk pada bulan Apit dimana masyarakat banyak yang tidak mengadakan hajatan.

2. Kalau di pasar tradisionil, tentu harga daging ayam lebih tinggi demikian pula permintaannya cenderung sepi. Daging ayam Dress Rp. 20.000,- s/d Rp. 21.000,-/kg.

3. Ayam ukuran dibawah 1 kilo gram per ekornya  di harga cukup turun sekitar Rp.19.000,-



Khabar komoditi DOC petelor coklat dan DOC pejantan:
1. Harga DOC petelor coklat, pelan tapi pasti mengalami penurunan harga Rp. 3.000,-/ekor s/d
Rp. 3.500/ekor. Permintaan mulai sepi.

2. Harga DOC pejantan tetap tinggi di Rp. 2.800,- s/d  Rp. 3.000,-/ekor.

3. Sayangnya harga pakan pejantan hingga ke tangan peternak mulai tinggi, bayangkan per kilo gram belum turun.

Khabar komoditi telor coklat:
1. Harga telor coklat ditingkat peternak, sedikit turun  Rp. 11.000,-/kg. s/d Rp. 11.500,-/kg.  Dan di agen tradisional berkisar di angka Rp. 13.000 s/d Rp. 13.500,-/kg

2.Kondisi harga di atas, berdampak pada peternak Petelor coklat "sedikit merugi".

3. Kondisi harga telor sudah sudah jelas dibawah dari BEP.

4. Harga daging dari ayam pejantan, juga mengalami kenaikkan tajam, diatas daging ayam broiler  dan barangnya langka. Di kandang diharga Rp. 19.000,- - Rp. 20.000,-/8 onz.

Analisa aktual dari lapangan;
1. Kenaikkan harga pakan, sudah terjadi dan belum ada tanda-tanda turun.

2. Cuaca di Indonesia hampir tidak menentu, siang panas terik beberapa jam kemudian turun hujan lebat.perairan  yang berdampak pada hasil tangkapan ikan para nelayan daan hasil pertanian.

3. Peluang petani dan  nelayan Indonesia di masa mendatang untuk menciptakan lumbuing bahan baku pakan unggas dan ternak lainnya sangat terbuka. Tinggal adakah niat untuk sinkronisasi kebijakkan antara kementrian Kelautan, Menteri Pertanian, Perdagangan. untuk pro dan berpihak pada rakyat.